Rangka Narasi — Melalui program hibah teknologi tepat guna, Pertamina berkomitmen untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pada awal tahun 2026, PT Pertamina (Persero) menyalurkan hibah teknologi tepat guna kepada UMK Academy, sebuah platform yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, serta mempercepat adopsi teknologi dalam operasional bisnis mereka. Hibah tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para pelaku UMKM untuk lebih berkembang, meningkatkan efisiensi, serta menghasilkan produk dan layanan yang lebih berkualitas.
Pertamina Fokus pada Pemberdayaan UMKM: Langkah Strategis dalam Meningkatkan Ekonomi Nasional
Pertamina, sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia, selalu berupaya untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional. Salah satu cara yang ditempuh oleh Pertamina adalah dengan mengembangkan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan sektor-sektor yang berpotensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian, salah satunya adalah sektor UMKM.
UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, yang berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Namun, meskipun kontribusinya besar, banyak UMKM yang masih menghadapi tantangan dalam mengakses teknologi, modal, dan pelatihan yang memadai. Oleh karena itu, Pertamina melalui program hibah teknologi tepat guna ini berharap dapat menjembatani kesenjangan tersebut.
Hibah Teknologi Tepat Guna: Meningkatkan Akses dan Daya Saing UMKM
Dalam penyerahan hibah teknologi tepat guna kepada UMK Academy, Pertamina menyerahkan sejumlah perangkat teknologi dan sistem yang dapat digunakan oleh para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan efisiensi operasional mereka. Program ini juga termasuk pelatihan tentang cara memanfaatkan teknologi modern dalam bisnis, seperti penggunaan perangkat lunak untuk manajemen keuangan, pemasaran digital, dan pengelolaan stok barang.
Menurut Elwin Kurniawan, Vice President CSR Pertamina, hibah ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendukung digitalisasi UMKM.
“Melalui hibah teknologi tepat guna ini, kami ingin membantu UMKM untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di era digital yang semakin kompetitif. Dengan adanya teknologi yang tepat, para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan potensi bisnis mereka,” ujarnya.
Manfaat Hibah Teknologi untuk UMK Academy dan Para Peserta
UMK Academy, yang merupakan platform pendidikan dan pelatihan untuk para pelaku UMKM, mendapat manfaat besar dari hibah ini. Sebagai lembaga yang memiliki jaringan luas dengan UMKM di seluruh Indonesia, UMK Academy dapat menggunakan teknologi yang disalurkan oleh Pertamina untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan program pengembangan bisnis mereka. Selain itu, hibah ini juga akan memperkuat kapasitas para pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing mereka, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Para peserta UMK Academy yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terutama yang terletak di luar kota besar, kini dapat lebih mudah mengakses pelatihan berbasis teknologi. Mereka akan dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis secara lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan pasar yang semakin dinamis.
Keterlibatan UMKM dalam Ekosistem Digital: Meningkatkan Kualitas dan Daya Tarik Pasar
Salah satu fokus utama dari hibah teknologi tepat guna ini adalah mendorong UMKM untuk lebih terlibat dalam ekosistem digital. Penggunaan platform digital dalam hal pemasaran, penjualan, hingga manajemen usaha, kini semakin penting untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi. Dengan meningkatnya penggunaan media sosial, e-commerce, dan aplikasi berbasis teknologi, UMKM dapat lebih mudah menjangkau pelanggan baru dan memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Sebagai contoh, salah satu teknologi yang disalurkan dalam hibah ini adalah perangkat lunak untuk analisis data yang dapat membantu UMKM memahami perilaku konsumen dan tren pasar. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat lebih cerdas dalam mengambil keputusan bisnis yang strategis, seperti penentuan harga, promosi, dan pengembangan produk.
Kolaborasi Antara Pertamina dan UMK Academy: Meningkatkan Inovasi dalam Bisnis UMKM
Program hibah ini juga menandai kolaborasi yang lebih erat antara Pertamina dan UMK Academy dalam mendorong inovasi di sektor UMKM. Selain hibah teknologi, UMK Academy juga akan mendapatkan dukungan dalam bentuk akses ke berbagai jaringan bisnis dan peluang pasar yang lebih luas. Dengan demikian, para peserta UMK Academy tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman yang lebih baik tentang cara berinovasi dan bersaing di pasar global.
Pertamina berharap kolaborasi ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak UMKM yang mampu mengadopsi teknologi terkini dan bersaing dengan pemain besar di industri masing-masing. Ke depan, perusahaan juga berencana untuk terus memperluas program hibah teknologi ini ke lebih banyak sektor dan daerah, guna memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian Indonesia.
Peran Pemerintah dalam Mendukung Pemberdayaan UMKM: Menyelaraskan Kebijakan dengan Kebutuhan Sektor
Dalam kesempatan yang sama, Pertamina juga mengingatkan pentingnya dukungan dari pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM. Beberapa kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah, seperti program kredit usaha rakyat (KUR) dan berbagai insentif pajak, telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM. Namun, untuk lebih mempercepat transformasi digital di sektor ini, perlu adanya upaya yang lebih terintegrasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan.
Mengoptimalkan Potensi UMKM melalui Teknologi Tepat Guna
Hibah teknologi tepat guna yang disalurkan oleh Pertamina kepada UMK Academy ini merupakan bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia. Dengan adanya teknologi yang tepat, UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, efisiensi operasional, dan daya saing di pasar global. Melalui kolaborasi ini, diharapkan UMKM Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital yang terus berkembang.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Kami berharap dengan hibah ini, kami dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk memperkuat sektor ini dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Elwin Kurniawan.
